Cara Membuat Iklan di Google Adwords

Semua orang yang mulai usaha sendiri pastilah akan berhadapan dengan bagaimana cara untuk mendatangkan pelanggan. Oleh sebab itu ada salah satu cara pemasaran yang ada di internet sekarang ini, yaitu dengan Google Adwords. Sebelum membuat iklan yang pertama, ada pemahaman dasar yang perlu kita ketahui.

  1. Brand awareness yaitu bagaimana membuat orang sadar, bahwa kita itu ada
  2. Buying customer yaitu bagaimana mendatangkan prospek dan diharapkan berubah jadi pelanggan.
  3. Edukasi dengan membuat orang mengenal produk dan mengerti kenapa perlu untuk membelinya.

Tentu saja pengusaha ingin upaya pemasarannya, setiap sen yang sudah dikeluarkan akan kembali dan menghasilkan untung. Salah satu bentuk pemasaran adalah memasang iklan di internet.

Google Adwords dapat jadi alternatif. Google Adwords sendiri merupakan layanan pemasangan iklan Google. Perusahaan ini sudah mendesain layanannya demikian rupa jadi Adwords dapat diatur dan dikelola langsung para penggunanya secara online.

Iklan Google Adwords yang kita buat nantinya dapat tampil di:

Situs-situs pencarian Google, Situs pencari lain yang bagian dari jaringan yang berpartner dengan Google seperti AOL, dan Pencarian di perangkat mobile.

Iklan yang dipasang Google Adwords itu tertarget. Artinya iklan kita akan ditampilkan ke orang yang ada relevansi atau berkaitan dengan isi iklan yang tayang.  Secara spesifik, kita juga dapat menarget berdasar lokasi, misalnya hanya orang di jakarta saja yang dapat melihat iklan kita.

Pada dasarnya pemasang iklan Google Adwords akan berkompetisi untuk kata kunci yang sering digunakan. Tiap kali orang cari kata, frase atau kalimat di mesin pencari Google, maka Google menjalankan lelang/ bidding (secara otomatis) yang nantinya menentukan iklan mana yang muncul serta berada di posisi mana.

Ada 3 macam dalam strategi lelang, bergantung dari fokus pemasaran kita, yaitu:

  1. Bila fokusnya mendapatkan traffic menuju situs/ tokol kita, maka kita memilih strategi bidding berdasar klik di iklan kita, atau dikenal dengan CPC bid. CPC sendiri adalah singkatan dari Cost Per Click. Biaya yang dikenakan berdasarkan jumlah klik di iklan kita dikalikan dengan biaya CPC ataupun biaya per klik yang sudah kita tentukan maksimalnya. Biaya CPC-nya dapat saja lebih murah dibanding maksimal bid sudah telah ditentukan tergantung dari beberapa faktor.
  1. Jika fokus kita adalah awareness ataupun sekedar memberitahu bahwa kita itu ada loh. Maka strategi untuk bidding-nya itu berdasarkan Cost Per Mile atau juga dikenal dengan isitlah CPM bid. Per Mile itu artinya per seribu, jadi tiap 1000 kali tayang, maka kita dikenakan biaya. Dalam strategi bidding tersebut, tidak peduli pada berapa jumlah klik yang kita peroleh. Jadi jika dalam 1000x tayang dapat mendapatkan 100 klik ataupun 200 klik maka biayanya tidak berbeda.
  1. Jika fokus kita adalah konversi, untuk strategi biddingnya ialah Cost Per Acquisition atau CPA bid. Disini kita tetap membayar berdasar tiap klik pada iklan kita. Bedanya Google yang akan membantu dalam mengoptimalkan tiap klik sehingga bisa memenuhi target konversi kita.

Bantuan

Hi, Nama Saya Kevin :)

Jika anda butuh saran untuk mengembangkan bisnis anda secara online

atau

Mau mendaftar kelas marketing online SB1M di BRI Sudirman boleh kontek saya yah (free trial 3x kelasnya)

semoga saya bisa membantu anda untuk sukses juga di dunia online :)

WA: 083870431988
Line: kevinsb1m